setengah perjalanan aku mulai merasa tak enak hati, rumahku yang jauh dan perjalanannya yang macet takut membuat dia merasa di repotkan. tapi bagaimana lagi, dia sudah terlanjur mengantarku pulang. Aku berusaha mengajaknya mengobrol agar ia tidak merasa bosan. Sesampainya di rumah aku menawarkan untuk mampir tetapi dia menolak dengan alasan sudah terlalu malam. Aku sangat khawatir dengan keadaannya, aku takut dia kenapa-napa di jalan, akhirnya aku memutuskan utuk mengirim sms.
To: Remazki Frale
Al makasih Banyak ya, maaf ngerepotin, kalo udah sampe sms :)
satu jam kemudian Ale baru membalas smsku
From: Remazki Frale
oke Ren sama-sama, woles, ini udah sampe kok
To: Remazki Frale
oh iya istirahat ya Al
From: Remazki Frale
sip
'ada yang beda' gumamku, Ale tak seperti biasanya tapi kutepis semua dugaanku dan bergegas tidur.
keesokan harinya aku menunggu smsnya, tapi tak kunjung datang. dari pagi , siang, sore, sampai malam. aku cek twitternya tidak ada tanda-tanda dia online. aku mulai resah, aku tau ada sesuatu yang berubah.
aku tunggu hari berikutnya, berikutnya, dan seterusnya. satu minggu berlalu tanpa kabar dari Ale. kalaupun ia online twitter, dia tidak menyapaku seperti biasanya. tidak salah kan aku menyangkanya berubah? padahal aku sangat senang bisa dekat Ale tapi sekarang aku merasa kehilangan yang bukan milikku. aku patah hati Al.
bulan berganti bulan, aku harus menyaksikan Ale mengobrol atau bahkan terkadang lebih ke pdkt di twitter dengan teman wanitanya. beberapa kali aku tau dia punya pacar, dan biasanya aku hanya bisa menatap layar twitterku dengan pipi basah dengan harapan bisa dekat lagi dengannya.
dia pernah menghubungiku beberapa kali, dan aku pasti sangat senang jika menerima sms atau mention darinya walaupun hanya percakapan singkat. setidaknya membuatku melupakan keriduanku akan sosoknya yang dulu, walau hanya sebentar.
sampai suatu malam aku menerima sms dari Ale, waktu itu aku sedang tidak memiliki pulsa 'mampus ga punya pulsa!' gumamku. akhirnya aku langsung melesat keluar mencari counter. aku tau waktu itu dia sedang punya pacar, tapi kenapa dia mengirimiku sms ya? aku curiga dan langsung menghubungi temanku yang temannya pacar Ale juga. ternyata dugaanku benar, mereka putus. tak tau dapat firasat darimana aku merasa dia masih memiliki rasa sayang terhadap mantan pacarnya itu walaupun percakapan ku dengannya lewat sms malam itu berlangsung sangat seru.
bersambung....
To: Remazki Frale
Al makasih Banyak ya, maaf ngerepotin, kalo udah sampe sms :)
satu jam kemudian Ale baru membalas smsku
From: Remazki Frale
oke Ren sama-sama, woles, ini udah sampe kok
To: Remazki Frale
oh iya istirahat ya Al
From: Remazki Frale
sip
'ada yang beda' gumamku, Ale tak seperti biasanya tapi kutepis semua dugaanku dan bergegas tidur.
keesokan harinya aku menunggu smsnya, tapi tak kunjung datang. dari pagi , siang, sore, sampai malam. aku cek twitternya tidak ada tanda-tanda dia online. aku mulai resah, aku tau ada sesuatu yang berubah.
aku tunggu hari berikutnya, berikutnya, dan seterusnya. satu minggu berlalu tanpa kabar dari Ale. kalaupun ia online twitter, dia tidak menyapaku seperti biasanya. tidak salah kan aku menyangkanya berubah? padahal aku sangat senang bisa dekat Ale tapi sekarang aku merasa kehilangan yang bukan milikku. aku patah hati Al.
bulan berganti bulan, aku harus menyaksikan Ale mengobrol atau bahkan terkadang lebih ke pdkt di twitter dengan teman wanitanya. beberapa kali aku tau dia punya pacar, dan biasanya aku hanya bisa menatap layar twitterku dengan pipi basah dengan harapan bisa dekat lagi dengannya.
dia pernah menghubungiku beberapa kali, dan aku pasti sangat senang jika menerima sms atau mention darinya walaupun hanya percakapan singkat. setidaknya membuatku melupakan keriduanku akan sosoknya yang dulu, walau hanya sebentar.
sampai suatu malam aku menerima sms dari Ale, waktu itu aku sedang tidak memiliki pulsa 'mampus ga punya pulsa!' gumamku. akhirnya aku langsung melesat keluar mencari counter. aku tau waktu itu dia sedang punya pacar, tapi kenapa dia mengirimiku sms ya? aku curiga dan langsung menghubungi temanku yang temannya pacar Ale juga. ternyata dugaanku benar, mereka putus. tak tau dapat firasat darimana aku merasa dia masih memiliki rasa sayang terhadap mantan pacarnya itu walaupun percakapan ku dengannya lewat sms malam itu berlangsung sangat seru.
bersambung....