Tuesday, June 12

Ever Liked

I ever liked you
Half of my mind is thought about you
Wanted to know about you
I always nervous when i near you
Wanted looks good when i met you

I remember, I ever liked you, but did you forget that you ever liked me?
Or actually you never really liked me?

The 'liked' words is ever spoken. I'm not hear, but I believe.
Believe to you.

Saturday, June 2

Gagal Move On

Belum ada inspirasi buat ngelanjutin cerita yang sebelumnya nih, jadi mending gue curhat dulu aja kali yaaaaa. Kalo ga mau boleh gabaca kok huehe :’)

Jadi gini..... sebelumnya gue mau tanya dulu siapa manusia yang ga marah kalo di kecewain? Jelas pasti marah kan? Tapi biasanya emang tergantung pribadi masing untuk ngendaliin rasa marahnya. Nah berhubung gue anak muda yang labil, gue lebih milih buat nunjukin rasa marah, tapi ga ngungkapin. Mungkin orang boleh bilang lebay. Tapi mungkin dia gatau seberapa kecewanya gue.

Let’s begin the story...

Kata orang-orang, move on itu butuh objek. Sebagai salah satu orang yang sedang move on gue ikutin tuh saran orang-orang yaitu ‘cari objek move on’. Dan akhirnya gue nemu :D awalnya ga sengaja seneng sama orang ini, cuma karena di kasih apel merah sih hehe (ababil ya?). Ya biasalah anak muda kalo suka sama orang cerita-cerita sama temen, dan akhirnya di carikanlah cara sama temen gewe buat deket sama si objek move on. suatu malam dia sms gue, jujur aja gue seneng, tapi ga seseneng kalo di sms *tutttt* sih hehehe ._.v
Hari berganti hari kita masih sering smsan tuh, makin lama gue makin mantep buat move on, dan makin lama gue juga makin yakin kalo dia emang orang yang baik. Hari-hari pkl gue yang membosankan sekarang mulai ga kerasa karena deket sama dia. Di semangatin, di temenin smsan kalo lagi bosen, dan sempet pernah jalan bareng juga berempat (mau nonton tapi gagal dan akhirnya di ganti makan-makan dan ngobrol ga jelas mihihi :3). Walaupun masih rada ga semangat, tapi gue tiap hari selalu penasaran buat berangkat pkl, karena apa lagi kalo bukan karena pengen liat mukanya doi (gue sering ga berani nyapa). Sedikit demi sedikit gue mulai ngerasa ‘bahagia’.
Dan ter-nya-ta *jengjeeeng* *zoom in zoom out* ini ga seperti yang gue harepin. Dia menjauh, gue kira gue udah ga asik atau apa, eh ternyata dia punya tambatan hati yang lain. Siapa yang ga kecewa cung! Gue yakin ga punya hati hahahaha. Kalo gue sih jelas kecewa banget. Gue udah berkali-kali di giniin, dan waktu gue percaya sama seseorang yang mungkin ga akan jahatin gue ternyata malah sebaliknya. Ga pernah kepikiran sedikiiit pun, ga pernah nyangka juga bakal di giniin lagi. Yang paling bikin jengkel tuh kasusnya sama, selalu sama, harkos lagi harkos lagi. Akhirnya gue mutusin buat musuhin dia. Gue cerita sama temen-temen pkl, dan mereka dengan kreatifnya ngambil keputusan buat musuhin dia juga(kalian emang solid banget sama gue guys, love yaaaa muah!). Sedihnya lagi gue malah di katain lebay sama dia. Okelah gue emang lebay ga seharusnya gue musuhin dia, secara pacaran juga belum jadi hak dia mau deket sama siapa juga. Tapi kalo punya perasaan kecewa mah wajar kali. Sekian.

Dear ka ......,
Makasih ya udah bikin aku semangat pkl walaupun cuma sebulan, makasih juga udah bikin aku move on, walaupun aku harus move on lagi. Maaf aku udah lebay, dan mengganggu kehidupan kaka. Ya aku tau ini bukan harkos, mungkin akunya aja yang terlalu ngarep sama kaka. Jadi kalo kaka ga ngerasa bersalah sih wajar aja, karena ini emang salah aku. Maaf juga temen-temen aku udah musuhin kaka, tapi sekarang aku udah suruh mereka ga musuhin kaka kok. Aku juga udah ga marah, dan emang ga seharusnya aku marah dan kecewa sama kaka. Maafin aku ya ka maafin banget. Makasih buat semuanya, mungkin menurut kaka ini bukan apa-apa tapi menurut aku ini pelajaran berharga. maaf dan makasih ya ka :')

Sincerely,
dilla

Monday, April 16

Hatiku, Aku yang Tahu

karena temen-temen gue pada suka bikin cerita gue juga kelatahan nih pengen bikin cerita juga hehe. terinspirasi dari salah satu cerita di majalah, akhirnya gue bikin cerita yang sederhana ini. selamat membaca :) 

     Sudah satu tahun ini aku mengaguminya. Dia bernama Remazki Frale, nama yang indah bukan? Hihi, tapi dia biasa di panggil Ale. Aku tak pernah mengerti mengapa aku bisa mengaguminya, menurutku ini sudah bukan kagum, bagaimana bisa ini masih bisa di sebut kagum jika aku selalu menitikkan air mata jika mengingat kenangan tentangnya. Ya, ceritaku bukanlah cerita indah seperti di sinetron.

     Awal aku bertemu dengannya adalah di salah satu organisasi sekolah yaitu OSIS. Kami sama-sama anggota  dari organisasi tersebut. Awalnya kami hanya berteman biasa, tapi aku akui dia memang manis, tak jarang aku dan teman-temanku membicarakan dia. Sesekali aku dan dia mengobrol dan bercanda sambil menunggu di mulainya rapat OSIS. Dia pandai membuatku tertawa dengan leluconnya yang tidak jelas, tak jarang dia pun ikut tertawa bersamaku, dan aku sangat menyukai caranya tertawa. Semenjak kami sering saling bercanda, aku mulai menyukainya, tapi hanya suka biasa, sengaja tidak ku pupuk perasaanku karena aku sadar kecil kemungkinan aku bisa bersamanya. Kami sering mengobrol di beberapa jejaring sosial di dunia maya seperti facebook dan twitter. Di dunia mayalah kami saling bertukar nomer handphone. Aku sangat nyaman dengan dia, walaupun kadang obrolan kami tidak jelas tapi aku senang, sangat senang.

     Suatu hari OSIS mengadakan acara bakti sosial, acaranya berjalan lancar dan sukses, tapi kurang teratur sehingga kami para anggota OSIS harus pulang cukup malam. Ketika briefing sebelum pulang sekitar jam setengah 8 aku merasakan handphoneku bergetar, ternyata ada satu pesan dari Ale. Aku bingung jarak kami hanya sekitar 4 meter, mengapa dia mengiriku sms, kutatap wajah Ale tapi dia pura-pura tidak melihat.

     From: Remazki Frale
     Rena, rumah kamu dimana?

     To: Remazki Frale
     Di daerah jalan merak Al, kenapa?

     From: Remazki Frale
     Nanti bareng ya, aku mau kesana, tapi ga tau daerahnya

     To: Remazki Frale
     Hahaha mau kesana tapi masa ga tau sih?

     From: Remazki Frale
     Iya nih, makanya mau bareng kamu. Kalo boleh itu juga

     To: Remazki Frale
     Boleh ko hehe nanti ketemu di gerbang ya

     From: Remazki Frale
     Ok
     Tiba-tiba aku merasa deg-degan, aku tak menyangka malam ini aku akan pulang bersama Ale dengan motornya. Semakin lama aku makin merasa deg-degan, aku belum pernah pulang bersama seorang teman laki-laki selain dia. Aku takut perjalanan ini akan terasa membosankan sampai-sampai aku menyiapkan beberapa pertanyaan untuknya, konyol kan?

     Acara sudah selesai dan waktunya pulang pun tiba, aku langsung menuju gerbang bersama Nina dan Gilang. Aku mencari-cari sosok Ale di sekitar gerbang tapi dia tidak ada, mungkin masih di parkiran.

     “yuk Ren, kita pulang” ujar Nina
     “eh maaf Nin gue ga bareng deh, lu sama Gilang aja” jawabku gugup
     “loh kenapa? Lagian aku sama Gilang ga searah Ren”
     “iya ih gimana sih lu Ren” sahut Gilang
     “gue... pulang sama... Ale”
     “ha? Ale?” ujar mereka bersamaan
     “iya ih selow napa”
     “ciyeee Renaaaaa seneng nih” mereka lagi-lagi bersamaan
     “ih suttt” mukaku mulai merah, tapi untungnya tersamar oleh gelapnya malam.

     Ale datang mendekat kearah kami dengan menggunakan motornya, tapi dia tidak berkata apa-apa, hanya diam, bahkan sedikit menunduk.

     “em yaudah deh gue pulang duluan ya, hati-hati Ren” Nina mulai meninggalkan kami, dan di susul oleh Gilang.
     “gue juga mau pulang, jagain anak orang Al”
     Ale melihat kearah Gilang dan mengangguk.
     Karena Ale hanya diam, akhirnya aku memutuskan untuk membuka pembicaraan.
     “mau pulang kapan Al?”
     “sekarang aja”
     “yaudah”
     Aku menaiki motornya dengan gugup, aku merasakan tanganku sedikit gemetar
     “kasih tau arahnya ya aku bener-bener ga tau loh”
     “siap Al hehe”

     Ternyata perjalanan ini jauh dari membosankan, sepanjang jalan aku tak henti tersenyum menikmati perjalanan sambil mengobrol dengan Ale. Kutanyakan mengapa ia pergi ke daerah dekat rumahku semalam ini padahal arah rumahnya berlawanan, dia tidak memberitahu, dia hanya bilang ada urusan. Aku sudah menawarkan untuk mengantarkannya terlebih dahulu, tapi dia ingin mengantarkan aku baru menyelesaikan urusannya. Aku bilang pada Ale kalau aku tidak keberatan di turunkan di jalan, karena rumahku cukup jauh, aku kasihan dia harus pulang terlalu malam. Tapi dia tetap ingin mengantarkanku.


bersambung...

Wednesday, March 28

Mackenzie Foy

Artis cilik favorite Rina itu Suri Cruise, artis cilik favorite Kani itu Bailee Madison, gue juga mau pamer artis cilik favorite nih di sini namanya Mackanzie Foy. Mackenzie Christine Foy atau yang biasa dipanggil dengan Kenzie, adalah artis sekaligus model yang lahir pada 10 November 2000. Namanya melejit setelah ia dikabarkan akan ikut bermain dalam film THE TWILIGHT SAGA: BREAKING DAWN dengan perannya sebagaiRenesmee Cullen. Foy memulai karirnya di dunia modeling pada tahun 2005 untuk Garnet Hill, Polo Ralph Lauren, dan Guess Kids. Dia juga ikut menjadi model iklan untuk beberapa perusahaan, seperti Rubbermaid, Jones Apparel Group, dan The Walt Disney Company. Selain itu, dia juga beberapa kali muncul dalam acara televisi seperti STRONG MEDICINE, CHARMED, dan 'TIL DEATH.

FILMOGRAFI
2004 STRONG MEDICINE
2006 CHARMED
2006 GOOD DAY LA
2009 'TIL DEATH
2010 FLASH FORWARD
2010 HAWAII FIVE-0
2011 THE TWILIGHT SAGA: BREAKING DAWN

Iklan
Burger King
Comcast
Pantene
Blackberry
Childrens Hospital
TGI Fridays
Tea Time With Belle Doll
Kohl's
Mattel: 12 dancing Princesses
Rooms-to-Go with Cindy Crawford


ini fotonya:























Friday, March 23

Taylor Swift - Last Kiss

I still remember the look on your face
Lit through the darkness at 1:58
The words that you whispered
For just us to know
Told me you loved me
So why did you go away?
Away?

I do recall now the smell of the rain
Fresh on the pavement
I ran off the plane
That July 9th
The beat of your heart
The jumps through your shirt
I can still feel your arms

But now I’ll go sit on the floor
Wearing your clothes
All that I know is that
I don’t know how to be something you miss
Never thought we’d have a last kiss
Never imagined we’d end like this
Your name, forever the name on my lips

I do remember
The swing of your step
The life of the party, you’re showing off again
And I roll my eyes and then
You pull me in
I’m not much for dancing
But for you I did

Because I love your handshake
Me and my father
I love how you walk with your hands in your pockets
How you kissed me when I was in the middle of saying something
There’s not a day when I don’t miss those rude interruptions

But now I’ll go sit on the floor
Wearing your clothes
All that I know is that
I don’t know how to be something you miss
Never thought we’d have a last kiss
Never imagined we’d end like this

Your name, forever the name on my lips

So I’ll watch you live in pictures like I used to watch you sleep
And I feel you forget me like I used to feel you breathe
And I keep up with our old friends just to ask them how you are
Hope it’s nice where you are

And I hope the sun shines
And it’s a beautiful day
And something reminds you
You wish you had stayed
You can plan for a change in weather and town
But I never planned on you changing your mind

so I’ll go sit on the floor
Wearing your clothes
All that I know is that
I don’t know how to be something you miss
Never thought we’d have a last kiss
Never imagined we’d end like this

Your name, forever the name on my lips
Just like our last kiss
Forever the name on my lips
Forever the name on my lips

Just like our last

Saturday, February 18

Ketika sesuatu terasa sia-sia

 ini cuma ceirita singkat aja yang ga terlalu bagus. udah di ingetin ya ga terlalu bagus!

hari ini Dinna berangkat sekolah dengan segudang rencana. karena dia sudah memiliki janji akan menonton pertandingan basket sekolahnya di gor setelah pulang les. sebelumnya dia sempat bingung bagaimana caranya dia bisa menonton pertandingan basket itu karena dia pulang les tepat pukul 7 bersamaan dengan di mulainya pertandingan basket. Dinna pun menyusun rencana, dia akan segera pergi ke gor setelah lesnya berakhir. akhirnya satu hari di sekolah telah Dinna lewati sambil terus terpikir apakah dia akan sampai ke gor tepat waktu atau tidak. sekarang tiba saatnya Dinna les, dan 'tengtengteng' waktu les Dinna telah berakhir dan sekarang tiba saatnya untuk pulang. Dinna langsung mengemasi barang-barangnya dan melesat ke gor. jarak dai tempat les ke gor lumayan jauh, dan Dinna belum pernah pergi ke gor sendiri dari tempat lesnya. akhirnya sepanjang perjalanan dengan cemas karena takut salah jalan Dinna terus mengirimi temannya yang telah berada di gor sms-sms agar dia tidak tersesat. sesampainya di gor tepat sekali pertandingan basketnya selesai, Dinna tidak kecewa tidak bisa melihat pertandingan basket itu, karena memang tujuan dia datang bukan untuk melihat pertandingan basket malainkan diminta datang oleh seseorang. setelah menanti selama satu jam orang yang memintan Dinna datang tak kunjung menghampirinya Dinna mulai putus asa dan mengajak teman-temannya pulang. 'yasudah mungkin dia ga liat' pikir Dinna. ketika akan menyebrang di dekat gerbang gor datanglah satu gerombolan anak-anak sekolah Dinna dengan menggunakan motor, gerombolan itu berhenti sejenak menunggu kendaraan yang lewat. 'gue kaya kenal motor ini' pikir Dinna, ternyata setelah dilihat pengemudi motor itu adalah orang yang meminta Dinna datang ke gor dan dia membonceng seorang perempuan. saat itu walaupun sesak dan sakit Dinna hanya tersenyum sabar karena dia tidak tau harus apa, dia bingung harus merasa apa, dia tidak menegrti apa maksud orang itu menyuruhnya datang. apa hanya untuk melihatnya membonceng perempuan itu? menurut Dinna ini tidak adil, waktu itu dia merasa capek karena baru pulang les tanpa istirahat dia langsung menuju gor, dia sangat mengusahakan untuk datang. tapi sesampainya di gor dia merasa perjuangannya sangat sia-sia.

sekian

Capeknya

sangat di sayangkan rasanya gue harus stuck di orang yang kaya dia. ga tau kenapa gue selalu ga bisa pergi ga bisa berenti walaupun gue gue ngerasa sangat capek. capeeeeeek banget! capek sabar terus, capek nunggu terus, capek ngalah terus, ga ada untung-untungnya deh. tapi kenapa gue ga bisa lepas dari dia? mungkin sampe kapan pun ga akan ada yang ngerti segimana capeknya, bosennya, sakitnya, kecewanya gue tiap dia pergi untuk ke sekian-sekian kalinya. kalo ada yang nanya mau gue apa ya gue maunya yang jelas-jelas aja gitu, ya bukan sekedar itu sih tapi ga usah gue sebutin juga mau gue apa, cukup gue aja yang tau. ya terserah deh pokoknya gue capek! #curcol #abaikan

Sunday, February 5

Hari Lahir

huuuuuy biasanya di blog suka pada bahas hari ulang tahun kan? gue mau ngikutin nihhh hehe. tepat tanggal 1 februari 2012 kemaren gue dan adek gue berulang tahun. lucu ya ulang tahunnya bareng hehe tapi sebenernya gue rada keberatan sih berbagi ulang tahun dengan adek walaupun dia ganteng (ga nyambung -_-")
okeeeey kita fokus ke ulang tahun gue aja. ulang tahun kali ini BIASA AJA sama kayak tahun kemaren, ga begitu istimewa, bahkan nyaris sama kayak hari biasa. beberapa hari sebelum ulang tahun feeling udah kuat banget kalo ulang tahun kali ini bakal biasa aja hehe tapi gue tetep bahagia dan bersyukur bisa hidup sampe selama ini. pagi hari tanggal 1 februari gue mengawali hari dengan berdo'a (hal yang ga begitu biasa gue lakuin) do'a utamanya yaitu pengen panjang umur, biar bisa ngerasain lagi ulang tahun-ulang tahun selanjutnya :) dan banyak lagi do'a lain mengikuti do'a utama hahaha. ini dia ucapan ulang tahun pertama gue via sms

From: Rina Dian Syakinah
Happy birthday arfadilla kichita fedini :) wyatb. Tambah gede tambah segalanya yaaaaa. Semoga kekasih tertunda mu itu memberikan kepastian amin :D

'gue agak miris baca kalimat akhirnya -,-' terima kasih ekstra deh pokoknya buat iyan karena ini tahun kedua dia ngucapin pertama :D

sms-sms selanjutnya nih
From: Athar Rayhan
Otanjoubi Omedetou Chita, wish you always succes and hope your dreams come true

From: Chairul Anam Purba
Selamat ulang tahun kichi :) semoga apa yang diinginkan tercapai ya, semua masalah cepet selesai, pklnya juga lancar, pokoknya semuanya deh :D

From: M. Arya Panengah
Dilla met ultah yaa mudah-mudahan sukses, tmbh cantik, sehat selalu, dan PKLnya lancar untuk 5 bulan ke depan oke :)

From: Kanigita Syahputri
Happy birthday sayang panjang umur sehat slalu ya, makin cantik, makin dewasa makin dewasa makin pinter, amin
'kenapa dewasanya harus 2 kali u,u'

From: Buang Rambu Anarki
Happy birthday dillaa :)

From: Asri Wulandari
happy birthday lagi didil :) semoga tambah pinter, tambah cantik, sehat selalu. lebih baik dari tahun sebelumnya yaaah:) aciii kangen didil :*

From: Fitria Rahmawati
Dilla sayang happy birthday yah cucu eyang sayang, semoga panjang umur, sehat selalu, murah rezeki, tambah pinter, disayang org tua, gak gampang ngambek lg, dan pastinya yang baik-baik selalu eyang do'ain buat dilla. maaf yah sayang eyang agak lupa ulang tahun dilla, eyang sayang dilla ({})

From: Nurhidayah Nasution
Happy birthday my pleasure dilla :* wish healty in ur body health in ur life.. and i want don't forget me {}

From: Nataya Diputri
Beeeeeedil happybirthday yaa
Maaf telat hehe
Nnti aku kasih cookies lat 10 lg okeee hehe :*

smsnya cuma segitu hehehe dikit kan ya :)
terima kasih banyaaaak buat yang udah ngucapin lewat sms
sekarang buat yang ngucapin lewat twitter ini print screennya :)




di twitter juga cuma dikit kaaan hahaha gapapa tetep makasih banyak buat yang udah ngucapin lewat twitter :)))
satu yang amat berkesan, pas pulang sekolah gue lagi sedih-sedihnya masuk ke rumah dengan amat tidak bersemangat, pas masuk 'jengjeeeeng' ada beberapa manusia duduk di kursi ruang tamu ternyata ada temen-temen terkasih telah menungguku di rumah ya ampuuun terharu banget loh :') harusnya pas masuk lilin udah nyala dan gue langsung di nyanyiin happy birthday tapi tidak gitu wkwk guenya masuk duluan dan mereka belum siap hahahaha gapapa kok gue udah cukup terkejut teman :) akhirnya kita makan-makan ngobrol-ngobrol dan lain-lain lah pokoknya seru sampe akhirnya hari udah malem dan mereka harus pulang 'yaaaaah :(' akhirnya mereka pulang dan tinggalah gue sendiri yang ga rela tanggal 1 februari harus berakhir u,u

itulah cerita gue di hari ulang tahun, satu yang sampe saat ini masih gue sayangkan, gue belum dapet ucapan selamat ulang tahun dari mama-papa dan dari dia tapi gapapa lah gue ga bisa apa-apa selain bilang gapapa kan? :')